Pak Tunadi terkena kanker hidung.
Terima kasih Bayu Murti, sudah membuka pesan ini. Betapa saya bersyukur pesan ini bisa sampai ke Bayu Murti.
Nama saya Tunadi, usia 53 tahun. Sejak bulan Juni lalu hidup saya berubah drastis karena penyakit yang saya idap sampai detik ini, saya divonis kanker hidung… |
|
|
Penyakit yang tak pernah saya obati karena keterbatasan biaya besar, membuat setengah wajah hancur! Satu mata saya, setengah hidung saya, mulut saya..habis..saya tidak bisa membayangkan ngerinya wajah saya di waktu mendatang jika seluruhnya hancur karena sel kanker.
Bukannya tidak ingin berobat, namun biaya dari mana? Sambil menahan rasa sakit, saya harus memaksakan tubuh renta ini untuk jualan kacang.
Ada keluarga yang harus saya nafkahi, ada istri dan anak butuh makan..terlebih istri saya juga sakit, ia mengidap kanker otak! ------ Bayu Murti, maukah kamu memberikan dukungan untuk Pak Tunadi bisa sembuh dan keluarganya tak lagi kesulitan? |
Salam Hangat, Yayasan Amartha Indotama Bakti Pertiwi via Kitabisa | |
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar