Kak Bayu Murti, kita pasti berharap saat sudah lanjut usia nanti pasti ingin hidup sejahtera dan bisa menikmati masa tua dengan tenang dan bahagia.
Tapi nyatanya bagi banyak lansia, harapan itu hanya sebuah angan-angan. Seperti Mbah Sarijo, di usia 81 tahun, masih harus berjuang di jalanan untuk mencari nafkah.
Perjuangannya makin berat karena Mbah Sarijo bekerja dalam kondisi buta, tak bisa melihat dunia…. 😢 |
Mbah Sarijo setiap hari gigih berjualan sapu keliling untuk mencukupi kebutuhan hidupnya bersama istrinya, Mbah Temon. Mereka menjalani hidup dengan sabar dan penuh keikhlasan.
Namun, berjualan dengan kondisi buta bukanlah hal yang mudah. Kerap kali, Mbah Sarijo menabrak benda di depannya, sehingga tubuhnya sering terluka.
Setiap sapu yang dijual seharga sepuluh ribu rupiah adalah secercah harapan untuk membeli beras dan lauk pauk. Tapi dagangan Mbah sering tidak laku. Kadang, harus berjalan sejauh 5 km hanya untuk pulang dengan tangan kosong. 💔
“Misal sapu gak ada yang terjual, paling saya dan mbah putrii makan seadanya, nasi dicampur air putih” ucap Mbah Sarijo lirih.
Kak Bayu Murti, maukah ringankan perjuangan hidup Mbah Sarijo dan istri di hari tuanya? Yuk, bantu mereka dengan klik tombol di bawah: |
Salam Hangat, Yayasan Amartha Indotama Bakti Pertiwi via Kitabisa |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar