Thalasemia, kelainan darah yang disebabkan oleh kekurangan hemoglobin pada sel darah merah, menjadi beban berat bagi banyak individu di Indonesia. |
Data dari Yayasan Thalassemia Indonesia menyajikan kenyataan yang menggetarkan hati. Sejak tahun 2012, kasus Thalasemia terus meningkat. Penderita Thalasemia sering kali harus menjalani transfusi darah berulang untuk menanggulangi kekurangan sel darah, dan pada kasus yang lebih parah, transplantasi sumsum tulang menjadi solusi yang diperlukan. Namun, dampak Thalasemia tidak hanya fisik. Anemia dan masalah jantung akibat penumpukan zat besi dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, bahkan dapat berujung pada kematian. Melalui kampanye ini, kami mengajak Anda untuk bersatu dalam memberikan dukungan dan perhatian kepada para pejuang yang menghadapi Thalasemia.
Setiap bantuan terbaikmu dapat berikan harapan hidup lebih untuk para pasien Thalasemia!
|
|
|
Salam Hangat, Penghubung Kebaikan via Kitabisa |
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar