Nenek Masni masih harus keliling berkilo-kilo jauhnya berjualan jambu biji. Di usianya yang semakin senja, beliau masih harus banting tulang mencari nafkah, demi menyambung hidup. Tapi sayang, jambu-jambunya tidak bisa terus ia harapkan untuk menyambung hidup. Bayangkan, kalau sedang laris Nenek hanya bisa mengantongi 35 ribu saja setelah seharian berkeliling. Di luar sana, tidak hanya Nenek Masni saja yang hidup dalam keprihatinan. Masih banyak lansia-lansia dhuafa yang masih harus banting tulang, bekerja mati-matian hanya untuk bertahan hidup di usia senjanya. Yuk berbagi kebaikan untuk para lansia dhuafa yang membutuhkan. |
Salam Hangat, Yayasan Cahaya Sedekah Kebaikan via Kitabisa |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar