“Sedih sekali saat kita lihat banyak sekali pasien dhuafa dari wilayah pelosok, nggak bisa berobat dengan tenang. Dalam kondisi sakit, tak ada tempat tinggal, serta tak ada uang.” Para pasien dhuafa dan keluarga ini nggak dipungut biaya sama sekali di rumah singgah ini.
Namun sampai saat ini Mba Yuli dan Mas Rizal masih kesulitan memenuhi kebutuhan pasien sehari-hari seperti makanan, obat-obatan, susu, dan popok bayi.
Bayu Murti, maukah sisihkan rezeki untuk rumah singgah ini agar semakin banyak pasien yang terbantu?
|
Salam Hangat, Nawasena Indonesia via Kitabisa |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar