Tak hanya itu, kami juga hanya memiliki masing-masing satu paru-paru dan satu ginjal. Kata pak Dokter, bila terus berlangsung kondisi seperti ini bisa datangkan bahaya bagi nyawa kami dan berujung pada komplikasi penyakit.
Ayah dan Ibu selalu mengusahakan kesehatan kami selalu terdepan. Ayah ingin kami segera dilakukan tindak operasi untuk memisahkan kami berdua. Tapi.. ayah sedih saat melihat estimasi biayanya yaitu 1,8 M..
Ayah hanyalah seorang pekerja serabutan dari kuli bangunan hingga tukang las dirinya tekuni. Tapi biaya tersebut belum tercukupi.
Kak Bayu Murti kami sungguh berharap kami bisa terus hidup dan sehat. Maukah kakak bantu kami ringankan biaya operasi pemisahan kami? |
Salam Hangat, Jagabersama via Kitabisa |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar