Saat lahir, kepala Denia sudah mengalami pembengkakan mencapai 64 cm! Denia harus segera dioperasi untuk mengambil cairan di otaknya. Saya khawatir waktu itu sebelum operasi Denia mengalami kejang-kejang. Menangis saat buang air, dan tangannya selalu mengepal… 💔 Ya Tuhan, betapa hancur hati saya melihat anak saya harus berjuang menahan sakit yang menyiksa. Apalagi, proses penyembuhannya masih sangat panjang. Ayah Deni hanya buruh pemuat kelapa sawit yang upah bulanannya tak lebih dari 2 juta rupiah. Darimana kami dapatkan biaya untuk Denia bisa berobat rutin? 😢 Kak Bayu Murti, maukah ikut bantu kirimkan doa dan semangat untuk Denia? |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar